Friday, June 29, 2012
Pelayanan Prima
Perkembangan bisnis ke depan diperkirakan akan didominasi oleh bisnis jasa. Saat ini saja di Negara-negara maju bisnis jasa lebih banyak daripada bisnis produk. Menjalankan bisnis jasa mempunyai tantangan tersendiri karena produknya tidak terlihat. Perbankan, money changer, leasing, dan konsultan, merupakan contoh bisnis bidang jasa.
Karena sifatnya pelayanan, maka bisnis bidang jasa harus memperhatikan pelayanan prima. Pelayanan prima adalah pelayanan yang diberikan melebihi harapan konsumen. Pelyanan prima bukan pelayanan yang apa adanya. Pelayanan prima harus diketahui oleh semua pelaku bisnis, tidak terkecuali pebisnis UMKM.
Dalam menghadapi persaingan, pelayanan prima sangat diperlukan untuk mengikat konsumen, agar konsumen tidak pindah ke lain hati (ke competitor). Dengan pelayanan prima, konsumen akan merasa dihormati, dihargai dan diperhatikan keinginannya.
Bentuk pelayanan prima sangat luas cakupannya. Tapi bisa dipersempit agar lebih mudah, misalnya; jumlah, ketetapatn waktu, ramah tamah. Untuk bisnis jasa hospitality misalnya keramahtamahan dalam melayani sangat diperlukan. Rumah sakit dan dokter bisa dikatakan punya keunggulan karena selalu mencatat data pasiennya. Berbeda dengan rumah makan, yang tidak pernah mendata konsumennya.
Pelayanan prima tidak perlu yang muluk-muluk. Hal-hal kecil bahkan bisa menjadi bentuk pelayanan prima, seperti mengucapkan Selamat Datang, Terima Kasih, atau menyebut nama konsumen. Toko buah misalnya, membawakan buah yang dibeli konsumen ke kendaraan, bisa menjadi pelayanan prima, tidak peduli berapa jumlah/nilai pembelian.
Meski demikian, pelayanan prima tetap harus dipelajari, karena tetap ada batas-batasnya. Jangan sampai karena bermaksud memberikan pelayanan prima, tapi malah membuat konsumen merasa tidak nyaman dan terganggu.
Kualitas pelayanan harus terus dikembangkan sesuai dengan perkembangan kondisi. Pelyanan sifatnya dinamis. Jangan cepat puas dengan banyaknya pelanggan/konsumen. Mereka harus dipelihara. Salah satunya dengan memberikan pelayanan prima. Pelaku bisnis harus terus menambah wawasan. (am)
By Syahnan Phalipi, SmartFM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment